Kids Zaman Old, Emak Zaman Now? Tetap Belajar!

Sumber: Pribadi, Museum Gedung Sate



IYAAAA. Itu gue bangeeeet! Hahahahaha.

Hmmm, waktu berlalu terasa cepat hingga saat ini kita masih bisa merasakan indahnya dunia. Namun dari waktu ke waktu pola pengasuhan anak makin beragam, disesuaikan zaman. Tetapi pola yang  diterapkan, baik itu di zaman "old" ataupun zaman "now", dilakukan relatif secara konsisten.
Mengapa pola pengasuhan anak berubah?
Baiklah, disini saya akan informasikan mulai dari, karena... #jreng-jreng

Latar belakang orang tua.
Sebagai orang tua, dahulu juga pastinya melewati fase sebagai seorang anak yang mendapat pengasuhan dari orang tuanya. Dan ini sangat berperan penting bagi perubahan pola asuh yang akan diterapkannya di masa depan. Kita sejatinya harus lebih bijaksana mengenai hal-hal pola asuh apa saja yang kita dapatkan dan dapat kita wariskan untuk diterapkan pada pengasuhan anak kita. Perubahan zaman, harus disesuaikan dengan kondisi sekarang. 

Karakter anak itu sendiri.
Menerapkan pola asuh yang tepat untuk anak, harus dapat disesuaikan dengan karakter anak. Memang tidak mudah, karena jika tidak sesuai dengan karakter, akan lebih banyak penolakan secara langsung maupun tidak langsung dari anak untuk memahami apa yang baik untuk kehidupan mereka, dan itu akan dapat menyulitkan pengasuhan kita untuknya. Bahkan jika salah-salah, akan merusak kepribadian anak di masa depan.

Berkembangnya Pengetahuan dan Teknologi.
Semakin banyak pengetahuan yang dimiliki tentang pola asuh anak, dan teknologi semakin berkembang, tentunya orang tua akan menyesuaikan hal-hal apa saja yang dirasakan penting bagi anak-anaknya. Era digital yang merubah dunia menjadikan radikal, bagai pisau bermata dua. Satu sisi dapat memberikan manfaat yang baik bagi kehidupan anak di masa depan, disisi lain dapat membawa kehidupan anak kita pada arah kehancuran.

Pengaruh dari Lingkungan sekitar.
Lingkungan sangat berpengaruh besar terhadap pola asuh orang tua terhadap anak dan perkembangan anak. Saat anak membuat suatu kesalahan, mendapatkan informasi dengan cara menginterogasi dianggap sudah tidak efektif karena akan membuat anak tertekan dan membuat masalah baru lagi, misalnya anak menjadi berbohong untuk menghindari tekanan. Berbeda dengan keluarga yang sudah terbiasa menerapkan pola asuh terbuka, diskusi antar orangtua dan anak akan sangat membantu dalam berkomunikasi antara orangtua dan anak.

Pengaruh pendidikan, budaya, sosial-ekonomi di masyarakat.

Pola pengasuhan ini sangat dipengaruhi oleh faktor kebudayaan, faktor stratifikasi sosial dan  faktor ekonomi pada orangtua. pola asuh perkembangan anak karena dengan pendidikan orang tua yang baik maka orang tua dapat menerima segala informasi dari luar. Terutama tentang cara pengasuhan anak yang baik, bagaimana cara menjaga kesehatan, mendidik, dan mengasuh anak. Pemahaman orangtua satu dan yang lainnya, tentu akan berbeda, sesuai dengan pendidikan yang diterima, budaya yang dimiliki, tingkat strata sosial dan kebiasaan, serta ekonomi. Pola asuh anak tidaklah sama bentuk dan perwujudannya di setiap keluarga, bahkan di setiap suku.



Lah ya bagaimanapun, pola pengasuhan anak, semua didasari bahwa setiap orang tua di muka bumi ini tentu akan berusaha memberikan yang terbaik bagi anak-anaknya.  Dan tidaklah benar jika beranggapan bahwa anak akan berubah dengan sendirinya saat besar nanti. Maka dari itu, pentingnya peran orangtua dalam pola asuh perkembangan anak sangatlah besar. 



Kids zaman old, dapat menjadi Emak zaman now.

Ya, enggak sih? Iya-in aja atuuuh ^__^




With ❤

Novi Herdiani


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman