BLOG INI DIBUAT DENGAN

HTML
CSS
jQuery
SCSS
Javascript
PHP
XML
Spiritual, Emosi, Moral dan Kasih

Antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan manusia, dan manusia dengan alam yang didasari rasa cinta dan kasih sayang.

Motivasi dan Inspirasi

Seperti halnya lilin, sumbu kalimat yang terangkaikan tetap memberikan penerangan.

Filosofi Sendok dan Garpu

Walaupun terdapat perbedaan pandangan, tetapi diharapkan dapat diambil manfaat baik, sinergikan satu sama lain dalam hidup.

Proses nge-Journal

Temukan ide, rekam, tulis dan berbagi.
  • 1. Ide

    Tampung idemu dalam setiap rekaman jejak yang dilalui.

  • 2. Rekam

    Rekam setiap kejadian yang dianggap penting untuk dituliskan.

  • 3. Tulis

    Tuliskan segala yang terlihat, terdengar dan rasakan.

  • 4. Kemas Cantik untuk Berbagi

    Tampilan blog nyaman dikunjungi dan dapat bermanfaat bagi orang lain.

    24,493

    Pengunjung

    231

    Responden

    36

    Referensi

    4

    Gifts

    Artikel

    Lihat, dengar dan rasakan peristiwa yang dialami, dituangkan dan dibagikan ke dalam bentuk tulisan.

    Rabu, 27 Oktober 2021

    Masa pandemik dan pemberlakuan Work From Home, membuat hampir semua sektor usaha mengalami penurunan drastis. Tak sedikit pula perusahaan-perusahaan yang akhirnya menghentikan operasional untuk mengurangi beban-beban. Segala keterbatasan akses, peralihan kebijakan, kondisi yang tidak pasti menyebabkan investasi juga ikut melemah dan berimplikasi terhadap berhentinya sebuah usaha.  Hal ini menjadikan perlunya pemantik api semangat bagi para pebisnis untuk dapat terus fight, dengan akselerasi yang tepat dalam mempertahankan keberlangsungan usahanya.



    Kabar gembira bagi para pebisnis, terutama untuk kaum Milenial & Gen Z. Karena kini, telah hadir Fortune Indonesia. Sebuah platform yang launching pada tanggal 13 Agustus 2021 lalu ini, merupakan media bisnis terkemuka di dunia yang berfokus pada majalah, platform digital, dan konferensi. 

     

    Majalah Fortune Indonesia

     


    Mengusung ketertarikan CEO IDN terhadap FORTUNE, media bisnis terkemuka di dunia yang didirikan di New York pada tahun 1929, edisi pertama Majalah Fortune Indonesia mengusung tema "gamer changers", konten dan cerita dari sudut pandang yang berbeda, yang didedikasikan untuk membantu kesuksesan bisnis pembacanya melalui informasi yang lengkap dan membangun optimisme pembaca. 

      

    Fortune Indonesia Digital

    Media bisnis yang diluncurkan pada 14 September 2021 ini ditujukan pada kaum Milenial & Gen Z, karena seperti yang pernah diungkapkan oleh Winston Utomo, CEO IDN Media, bahwa "Kaum Milenial & Gen Z memiliki prinsip perusahaan yang kooperatif guna menciptakan kemitraan yang efektif. Kolaborasi dapat diwujudkan hanya dengan komunikasi yang baik dan sehat. Oleh karenanya, mereka juga cenderung membangun lingkungan yang inklusif, di mana setiap orang dihargai,” ucap Winston. 

    Kaum Milenial & Gen Z berupaya untuk  mencari segala bentuk informasi yang cepat, tepat dan yang disajikan secara lengkap, akurat, dan terpercaya. Fortune Indonesia berupaya membantu membuka perspektif baru terkait fokus mereka pada aspek finansial. Terutama dalam bidang bisnis, finansial, ekonomi, perbankan, investasi, market research, dan keuangan.

    Menurut Hendra Soeprajitno, Editor-in-Chief Fortune Indonesia: “Di tengah derasnya arus informasi, FORTUNE Indonesia berkomitmen selalu memegang teguh prinsip storytelling dan in-depth reporting. Kami akan menghadirkan konten dan cerita dari sudut pandang yang berbeda, yang belum terulas, dan tentunya dengan semangat positif, dan optimistis. Dunia bisnis pastinya penuh tantangan, namun, di balik semua itu, pasti ada peluang yang bisa kita telaah, persiapkan, dan jalankan."

     


    Harapan yang Optimis di Bangun Fortune Indonesia 

    Didukung oleh basis pengguna, jaringan distribusi, dan sistem teknologi IDN Media yang inovatif, FORTUNE Indonesia merilis pemeringkatan Fortune Indonesia 100 pada edisi ke-dua yang terbit pertengahan September 2021 lalu. FORTUNE Indonesia pun membuat versi lokal dari FORTUNE Rankings. Diantaranya seperti FORTUNE 500, FORTUNE 40 Under 40, 100 Best Companies to Work For, dan sebagainya.

    Sebagaimana contohnya, salah satu perusahaan yang masuk daftar Fortune Indonesia 100 adalah PT Gunung Raja Paksi Tbk. Industri baja swasta nasional tersebut berada  pada peringkat 85. Kinerja positif tersebut tak lepas dari efisiensi yang dilakukan perusahaan.  Strategi  tersebut, membuat perusahaan bisa meraup laba meski penjualan menurun.

    Komitmen untuk tetap menyuguhkan keunggulan "style" yang berbeda dan penyampaian informasi bisnis dengan cara yang jelas dan menarik, menjadikan suatu harapan yang optimis bagi Fortune Indonesia untuk dapat terus menggali dan menyampaikan referensi dalam bentuk literasi finansial yang tepat bagi para pebisnis, yang dapat membantu membuka pola pikir secara luas agar dapat bangkit dari keterpurukan akibat pandemik.

     

    Semoga negara ini kembali pulih.

    Sabtu, 21 Agustus 2021


    Saya seorang ibu dari dua orang anak, dan seorang karyawati fulltime. Dengan kondisi demikian, tentu waktu untuk bisa memasak sedikit sekali. Pagi pergi, pulang malam. Bahkan jika diharuskan dinas luar kota, hingga beberapa hari menginap. Jadi, setiap hari keluarga kami mengandalkan jasa catering ataupun memesan makanan secara online.

    Masa pandemik dengan pemberlakuan PPKM, membuat saya takut untuk membeli makanan di luar ataupun secara online. Akan tetapi, PPKM membuat saya berfikir untuk mulai memasak sendiri di rumah. Sekaligus mengajarkan anak gadis saya untuk bisa memasak.

    Sehubungan dengan hal tersebut, saya memiliki tugas baru yaitu membuat menu harian, membuat daftar belanja, dan dan memasak sendiri! Tentunya ingin membuat variasi makanan yang mudah untuk saya. Maklumlah, baru mulai belajar memasak ya.


    Mengenal Yummy App, yuk?!

    Beruntunglah saya, dikenalkan dengan Yummy App. Sebuah platform mobile yang dapat digunakan pada Android maupun iPhone, yang difokuskan untuk informasi berbagai resep, tutorial, dan tips memasak yang berada di bawah naungan IDN Media.




    Platform ini berdiri pada tahun 2016. Dengan mengangkat tema #MasakituGampang, Yummy selalu menghadirkan informasi mengenai berbagai resep masakan maupun format konten resep masak untuk di upload dan dibagikan para chef atau food content creator secara mudah dan hanya dengan beberapa langkah.

    Nah, misi yang ingin saya lakukan dan cita-cita saat ini, bisa memasak makanan berbagai menu yang praktis.



    Misi dimulai!

    Saya memutuskan untuk mengunduh Yummy App pada platform Android dan melakukan registrasi. Memasuki beranda aplikasi, sudah muncul pop-up mengenai informasi menuju ke kumpulan resep sehat selama pandemik

    Pada tampilan beranda, saya merasa tersanjung loh, karena meskipun saya belum bisa memasak, saya sudah di sapa dengan tulisan "Selamat pagi, Chef Novi!". Hal kecil seperti inipun sangat diperhatikan. Sehingga membuat saya lebih semangat untuk melanjutkan misi untuk memasak sendiri di masa pandemik ini.


    Inilah tampilan beranda pada Yummy App.


    Fitur-fitur Yummy App

    1. Fitur Pencarian

    Di bawah profil, ada kolom pencarian. Dimana kita bisa mencari resep masakan apa saja dan dari chef siapa saja. Setelah klik kolom pencarian, saya menemukan berbagai kategori resep, diantaranya:

    • Makanan Pembuka, 
    • Makanan Utama, 
    • Makanan Penutup,
    • Cemilan,
    • Minuman,
    • Makanan Pendamping,
    • Yummy Tips, dan 
    • Yummy Resep Dasar.

    Kita bisa pilih, sesuai dengan keinginan dan kebutuhan kita.

    Kemudian ada kolom berupa trending dari resep yang banyak dicari orang. Di sana pun ada Even & Promosi yang diadakan Yummy App dan akun official dari chef-chef yang telah bergabung di aplikasi tersebut.

    Setelah itu, saya scroll ke bawah, disana ada kolom highlight mengenai berbagai resep masak, diantaranya:

    • Kolom Jelajah Nusantara. Kolom ini menampilkan berbagai resep masakan khas Nusantara.
    • Kolom Resep Ide Jualan, Dijamin Laku. Berbagai resep masakan yang bisa kita jadikan referensi untuk berjualan masakan maupun makanan. Selain menghasilkan karya, juga bisa menghasilkan uang. Kolom resep ide jualan ini paling banyak dicari loh.
    • Kolom Masakan Jatim, Uenak Poll. Sekumpulan resep khas Jawa Timur, banyak terdapat di sini.
    • Kolom Rekomendasi, beberapa resep pilihan yang direkomendasikan sesuai dengan rating tertinggi dari rekomendasi pembaca.

    2. Fitur Tulis Resep

    Fitur ini bisa kita temukan di bagian paling bawah dengan ikon 'Tulis Resep" (setelah ikon 'home').  Di sini kita bisa mengupload hasil masakan dengan kreasi sendiri.





    Sebelum memulai menuliskan resep, kita pun tidak perlu khawatir dan bingung bagaimana langkah demi langkah untuk menuliskan resep, karena pada aplikasi ini sudah disematkan tombol link di bagian atas, berupa Panduan Menulis Resep, loh. Mudah deh pokoknya!

    Apapun bahan yang kamu punya #BebasMasakApaSaja di Yummy App. Kita juga bisa dapatkan juga uang tambahan apabila upload resep kreasi kita. Seru, kan?!


    3. Fitur Masak

    Pada fitur ini, kita bisa melihat berbagai resep masakan yang disampaikan oleh Yummy, maupun dibuat para chef. Dengan menggunakan kolom pencarian ataupun scroll pada aplikasi, ketikkan bahan yang ada di rumah min. 2 bahan makanan, kita bisa dapatkan rekomendasi berbagai pilihan kreasi untuk membuat sendiri masakan dari bahan-bahan yang ada. Keren, ya?!








    Pada fitur memilih bahan untuk masakan ini, saya mencoba pilih 2 bahan makanan yang ada di kulkas, yaitu telur dan cokelat. Lalu muncullah rekomendasi beberapa macam resep masakan yang menggugah selera. 

    Untuk mendapatkan resep masakan yang praktis, kita bisa sesuaikan pada filter pencarian, dimana di sana terdapat berbagai pilihan. Seperti Jenis Resep, Tipe Resep, Durasi, Porsi, Budget dan Kategori.

    Yang menarik pada aplikasi ini, adalah fitur memilih budget. Dimana kita bisa sesuaikan pilihan resep masakan yang sesuai dengan kantong kita. Wah, sangat menarik bukan?!





    4. Fitur Notifikasi

    Dalam fitur ini, kita bakal dapatkan update mengenai resep masakan yang sehat, lezat dan bergizi sebagai referensi kita untuk membuat masakan. Kita bisa berkreasi, dan keluarga pun tidak bosan dengan menu makanan di setiap harinya.



    Saya siap untuk memasak bersama anak gadis. Let's go, My Girl!😉

    Nah, bagaimana denganmu, sudah pernah coba aplikasi ini? 

    Jika mau coba, aplikasi ini bisa diunduh di
     





    Sampai jumpa di artikel saya berikutnya untuk membuat kreasi resep masakan dari Yummy App. Selamat mencoba!








    Rabu, 04 Agustus 2021

    Menjaga kesehatan fisik dan mental di tengah pandemi seperti sekarang ini adalah WAJIB. Karena merupakan salah satu investasi penting di masa depan, dan menjadi salah satu bentuk self-care prioritas setiap orang. Dengan rutin bergerak aktif, meskipun di rumah saja, kita dapat mengapresiasi diri sendiri untuk tetap sehat dan bugar, demi meningkatkan imunitas tubuh kita.

    Pada hari Minggu, 1 Agustus 2021 pukul 07.15 - 09.40 WIB, bersama Ibu-ibu Doyan Nulis (IIDN) dan Perkumpulan Warga Tulang Sehat Indonesia (PERWATUSI),  saya mengikuti Community Webinar Launching Anlene Actifit 3X dan Anlene Gold 5X, yang dipandu oleh Tommy Prabowo, seorang broadcaster yang sudah sangat terkenal sebagai selebgram juga. Acara ini diselenggarakan oleh Anlene Indonesia.

    Memulai bulan Agustus dengan berolahraga bersama dengan Amanda Tasning, seorang instruktur yoga bersertifikat dan terkenal ini, seru loh! Baru kali ini juga saya merasakan ikuti sesi Yoga secara daring di rumah. Ada yang 'ndeprok' di ruang tengah, di kamar tidur, di halaman depan, dll. 

    Amanda mengajak semua audiensi pada acara tersebut untuk melakukan pemanasan dengan gerakan Gentle Yoga yang low-impact dan mudah untuk dilakukan. Tidak memerlukan keterampilan khusus atau alat khusus, karena hanya menyiapkan matras, kain, atau handuk tebal. Gentle Yoga ini berfokus pada peregangan tubuh dan pernafasan. 


    Setelah melakukan beberapa rangkaian kegiatan peregangan dan pernafasan bersama, kita pun diminta untuk memeluk tubuh dan membiarkan diri kita untuk berterima kasih atas tubuh kita yang sehat, berterima kasih atas tubuh kita bahwa tubuh kita masih bisa bergerak, bekerja dan tetap aktif. 

    Amanda pun menyampaikan pesan singkat bagi kami yang bergabung di acara tersebut, bahwa baiknya kita mendengarkan dan rasakan badan kita untuk tetap dapat bernafas secara reguler dan normal. Ini sangatlah penting bagi kehidupan kita. Karena tidak ada nafas, tidak akan ada kehidupan.



    Selanjutnya Rhesya Agustine, Marketing Manager Anlene, PT Fonterra Brand Indonesia, mengatakan bahwa selama dua dekade ini, Anlene Indonesia selalu secara konsisten berkomitmen untuk terus berinovasi produk dan juga memberi platform sebagai inspirator bagi orang-orang Indonesia untuk tetap bergerak. Produk yang terbaru kami, ada Anlene Activity 3x dan Anlene Gold 5x yang dapat mencukupi nutrisi harian untuk tetap bergerak. 



    Anlene membantu masyarakat Indonesia untuk tetap sehat, dengan program Ayo Indonesia Bergerak. Dengan membuat platform bagi masyarakat Indonesia, agar dapat terinspirasi untuk terus bergerak. Yaitu dengan cara bekerja sama satu tim untuk keliling ke beberapa kota untuk mengadakan acara dimana Anlene dapat memberikan semangat kepada masyarakat Indonesia untuk tetap aktif bergerak.

    Record yang diraih oleh tim Anlene Indonesia untuk program tersebut, yaitu di tahun 2002 dalam satu kota, tercapainya kurang lebih 20.000 orang dalam satu minggu itu mengajak orang untuk tetap bergerak. Woooow luar biasa ya 😍

    Tetapi selama pandemic, Anlene Indonesia membuat kompetisi Jadi Atlet di Rumah. PPKM semakin ketat untuk itu semua orang harus bisa lebih menjaga diri dan orang tersayang juga. Selain itu pun juga kita selain menyemangati diri kita sendiri, kita juga bisa menyemangati para atlet yang sedang berlaga di Tokyo. 

    Untuk menunjang program tersebut, Anlene menyediakan support nutrisi harian untuk orang dewasa dan menjaga semangat dari tim Indonesia, Anlene Indonesia bekerjasama dengan Ci Butet atau Liliyana Natsir, mantan pebulutangkis Indonesia.



    Sharing selanjutnya disampaikan oleh Haryadi Raharjo, Scientific and Nutrition Manager, PT Fonterra Brand Indonesia, mengenai manfaat produk terbarunya Anlene, yaitu Anlene Actifit 3X dan Anlene Gold 5X.

    Anlene #LebihdariSusu dapat dikonsumsi usia dewasa. Anlene dibedakan berdasarkan kebutuhan. Kita bisa konsumsi Anlene Actifit 3X maupun Anlene Gold 5x, lho! 

    Anlene Actifit 3X dengan formula Movemax mengandung nutrisi lengkap untuk orang dewasa dengan Kalsium untuk kepadatan tulang, Kolagen mendukung kesehatan sendi, dan Protein untuk otot agar tetap aktif dan berenergi sepanjang hari. 


    Anlene Gold 5X dengan formula Movemax mengandung nutrisi superior untuk orang dewasa dengan Kalsium untuk kepadatan tulang, Kolagen mendukung kesehatan sendi, dan Protein untuk otot, serta rendah kolesterol, sumber kalium, dan tanpa gula tambahan agar dapat hidup sehat, dan bebas bergerak. Bebas resiko masalah kesehatan terkait usia seperti kolesterol tinggi, darah tinggi, diabetes yang merupakan faktor resiko utama penyakit jantung koroner dan stroke. 


    Informasi lengkapnya bisa klik:  https://www.anlene.com/id/ms.html  

    Kedua produk tersebut merupakan rangkaian produk susu yang diformulasikan khusus untuk mendorong kesehatan tulang, sendi dan otot secara optimal serta support nutrisi harian orang dewasa dengan formulasi yang unggul dan komplit #LebihDariSusu. Manfaat nutrisi unggul dalam produk tersebut yaitu dapat memberikan kekuatan, fleksibilitas, energi lebih sepanjang hari, tanpa khawatir akan risiko kesehatan terkait usia.

    Nutrisi itu penting dan kecukupan gerak atau aktivitas itu juga penting. Nutrisi yang berkualitas dan aktivitas fisik yang berkualitas sangat penting untuk memelihara organ-organ gerak kita supaya kita bisa hidup sehat dan juga bergerak secara aktif dan bebas.

    Kemudian, disusul oleh penyampaian dari Liliyana Natsir atau Ci Butet, peraih medali emas olimpiade Rio de Janeiro 2016 untuk Indonesia, salah satu pebulutangkis favorit saya. Bahwa masa pandemik, tetap harus bergerak aktif untuk kekuatan tulang kita, kelenturan sendi kita. Jangan sampai cedera atau kram otot. Karena investasi untuk kesehatan di masa depan sangat penting dan mengkonsumsi nutrisi yang tepat, berkualitas. 


    Masa pandemik ini, berolahraga di rumah bisa dilakukan dengan cara lari di tempat, berjalan dan melompat. Enggak ada salahnya #JadiAtletdiRumah untuk kebaikan diri kita sendiri.😊

    Ci Butet juga meminta dukungan masyarakat Indonesia, termasuk kami yang menonton dan mendengar ini untuk berdoa bersama-sama, semoga tim badminton Indonesia bisa menyumbangkan medali emas untuk Indonesia. Dan juga di masa pandemik ini, semoga dapat meningkatkan imunitas bagi kita semua.

    Jangan sampai ketinggalan kompetisi #JadiAtletDiRumah yang diselenggarakan Anlene Indonesia, pada tanggal 23 Juli - 8 Agustus 2021, dan raih kesempatan memenangkan hadiah menariknya. Informasi lengkap, bisa kita temukan di instagram @anlene_indonesia atau klik link: bit.ly/OlympicIG

    Bagi lansia pun ada referensi gerakan ala Anlene, yaitu "Tutorial Yoga di Kursi untuk Lansia", yang bisa temukan di sini: 


     
    Anlene juga menyediakan pemeriksaan mobilitas gratis pada http://anlenemovecheck.com/ dengan mengikuti Kuis Pemeriksaan Gerakan Anlene, alat sederhana yang dikembangkan khusus untuk menilai mobilitas dengan melakukan gerakan fisik sederhana.


    Jika kita memiliki pertanyaan terkait Anlene, bisa klik link https://bit.ly/JoinAnleneWAClub untuk bisa join ke Anlene WhatsApp Club.

    Selain kita bisa berdiskusi, tanya jawab tentang kesehatan & nutrisi, juga ada kegiatan yang tidak kalah seru di dalam grup nanti.

    Tetap menjaga keaktifan, fleksibilitas, balance dan energi sepanjang hari. Dengan nutrisi yang cukup, #PilihYangLebih demi kesehatan diri kita, yuk! 😉

    Jumat, 04 Juni 2021

    Sambut Hari Kebersihan Menstruasi, pada tanggal 27 Mei 2021, Perkumpulan Obstetri & Ginekologi Indonesia (POGI), Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Indonesia dan Mundipharma Indonesia menyelenggarakan Webinar ‘Sehat dan Bersih Saat Menstruasi’ yang diikuti oleh 1.000 perempuan Indonesia, termasuk saya, yang tergabung dalam Komunitas Ibu-ibu Doyan Nulis.


    Webinar yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman perempuan mengenai pentingnya Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM) ini, selaras dengan peluncuran kampanye #YangIdeal dari Mundipharma Indonesia. Yaitu, kampanye edukatif yang mengajak perempuan untuk menjaga kebersihan dan kesehatan organ kewanitaan dengan cara yang tepat dan sesuai kebutuhan.



    Acara talkshow yang dipandu oleh seorang public figure, Novita Angie yang cantik dan pintar membuat suasana semakin hidup. Disusul kemudian, yang pertama mengawali talkshow ini, adalah Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, dr. Dwi Oktavia Handayani, M. Epid., yang mengatakan bahwa, “Menstruasi merupakan proses biologis yang normal dialami setiap perempuan. Setiap anak perempuan idealnya mendapat pengetahuan mengenai menstruasi sebelum mengalami menarke (menstruasi untuk pertama kalinya). Pengetahuan ini sangat penting agar anak perempuan dapat menjaga kebersihan dan kesehatan organ intim kewanitaan selama masa menstruasi, serta tetap bisa beraktivitas dengan nyaman. Untuk itu, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta terus melakukan edukasi mengenai MKM, salah satunya melalui Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) yang menyasar anak usia sekolah dan remaja. Kami juga mendorong masyarakat luas untuk aktif mencari informasi kesehatan yang benar termasuk mengenai MKM kepada tenaga kesehatan terdekat.”

    Dan ternyata, walaupun pengetahuan mengenai MKM sangat penting bagi perempuan, data menunjukkan bahwa:

    Dan ironisnya, ibu justru menjadi sumber stigma, mitos, kepercayaan dan miskonsepsi yang merugikan kesehatan perempuan. Hanya 5 dari 10 anak perempuan yang mengganti pembalut setiap 4-8 jam, sisanya mengganti pembalut 2 kali sehari. Dan hanya 5 dari 10 anak perempuan yang mencuci tangannya sebelum dan sesudah mengganti pembalut.

    Kemudian, disusul oleh seorang Anggota Pengurus Besar Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI), Prof. Dr. dr. Dwiana Ocviyanti, Sp.OG(K), MPH., yang menyampaikan bahwa pada saat menstruasi, risiko infeksi meningkat karena bertambahnya jumlah bakteri buruk di vagina, akibat turunnya tingkat keasaman vagina karena keberadaan darah haid. Oleh karena itu, penting untuk menerapkan MKM :

    "Apabila merasakan gejala yang tidak normal saat menstruasi, maka dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut ke dokter.”, paparnya.

    Selanjutnya Prof. Dwiana menyampaikan, “Tidak hanya pada saat menstruasi, perawatan area vagina juga harus diperhatikan setiap hari. Hal ini untuk menjaga kesehatan dan menghindari masalah seperti keputihan, gatal di area kewanitaan, bau tidak sedap, peradangan, hingga pencegahan penyakit serius seperti kanker serviks. Merawat vagina sangatlah mudah, yaitu dengan cara membasuh vagina dengan air mengalir setelah buang air kecil dan besar. Hindari membersihkan vagina dengan sabun mandi, melainkan gunakan pembersih kewanitaan yang sesuai dengan pH vagina dan mendukung flora normal di area kewanitaan. Menggunakan tisu berbahan lembut untuk mengeringkan vagina. Cuci tangan sebelum dan sesudah membersihkan vagina, menggunakan celana dalam berbahan katun, serta ganti celana dalam saat terasa lembab atau basah. Bagi perempuan yang sudah kontak seksual dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan pap smir atau IVA secara teratur."

    Selanjutnya, Ketua Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Indonesia Wilayah Jakarta, Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Si., Psi., memaparkan, “Anak perempuan yang tak pernah melakukan pembicaraan tentang menstruasi cenderung merasa takut, malu dan bingung saat menarke. Padahal jika ibu meluangkan waktu untuk membicarakan hal ini dengan putrinya, banyak manfaat yang didapat, antara lain kesehatan reproduksi yang lebih baik serta kedekatan ibu dan anak. Tidak sedikit anak perempuan yang mencari informasi sendiri dari teman atau internet, dan mendapatkan info yang tidak tepat, padahal berharap bisa membicarakan hal ini dengan ibunya. Oleh karena itu, ibu perlu membekali diri dengan pengetahuan tentang cara membicarakan menstruasi. Berikut adalah 7 tips untuk mendiskusikan menstruasi dengan anak : 

    Country Manager Mundipharma Indonesia, Mada Shinta Dewi menyampaikan, “Mundipharma Indonesia terus berkomitmen memperbaiki kualitas hidup masyarakat Indonesia, dalam hal ini perempuan dalam menjaga kebersihan dan kesehatan area kewanitaannya. Sejak tahun 2017 Mundipharma Indonesia telah berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan RI dan POGI dalam menyelenggarakan program edukasi mengenai kebersihan menstruasi, serta membagikan Buku Saku ‘Sehat dan Bersih Saat Menstruasi’ kepada lebih dari 1,000,000 perempuan Indonesia. Melalui kegiatan edukasi ini, kami berharap perempuan Indonesia semakin mengerti cara menjaga kebersihan dan kesehatan area kewanitaannya sedini mungkin, serta dapat terus beraktivitas dengan nyaman tanpa terhalang menstruasi.”

    Mundipharma Indonesia melalui BETADINE® Feminine Care melakukan kampanye edukatif #YangIdeal untuk mengajak perempuan Indonesia mengetahui dan mengerti cara yang ideal dan tepat menjaga kebersihan dan kesehatan organ intim kewanitaan, salah satunya dengan menggunakan pembersih khusus area kewanitaan yang ideal dan sesuai dengan kebutuhan sehari–hari, saat menstruasi, dan saat terjadi infeksi di organ kewanitaan. Dalam hal ini BETADINE® Feminine Care menyediakan rangkaian produk area kewanitaan yang lengkap dan berkualitas tinggi, mulai dari pembersih kewanitaan sehari–hari dengan prebiotik; pembersih kewanitaan dengan kandungan daun sirih dan prebiotik; pembersih antiseptik kewanitaan khusus untuk mengatasi infeksi, bau tak sedap pada area kewanitaan maupun tidak menyebabkan iritasi di area kewanitaan dan antiseptik kewanitaan yang dilengkapi dengan aplikator; hingga tisu basah pembersih kewanitaan dengan prebiotik yang 100% biodegradable atau flushable. 

    Disampaikan pula serangkaian produk Betadine Feminine Wash, oleh Adi Prabowo dari Mundipharma Indonesia. 

    Produk ini, dapat dibeli di Shopee maupun di Tokopedia, loh.

    Hari Kebersihan Menstruasi diperingati setiap tanggal 28 Mei untuk meningkatkan kesadaran perempuan akan pentingnya MKM, serta mematahkan stigma dan norma sosial negatif terkait menstruasi yang masih dianggap tabu di masyarakat. Peringatan ini menjadi sebuah aksi tahunan yang melibatkan pemerintah, organisasi, pihak swasta dan masyarakat luas.

    So, penting sekali bagi kita sebagai ibu-ibu di zaman now untuk mengenal, memahami dan menyampaikan kepada anak tentang menstruasi dengan baik.

    Terima kasih banyak!
    Ilmu, pengetahuan dan pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Kini saya sudah semakin paham mengenai menstruasi  😊🙏🌹


    Jumat, 23 April 2021

    Mungkin kata "KUSTA", sudah sangat familiar di telinga saya sebagai salah satu penyakit yang paling menakutkan karena tidak bisa disembuhkan. Bahkan banyaknya mitos-mitos terkait penyakit ini, seperti yang menyebutkan bahwa ini adalah penyakit kutukan, atau penderita itu terkena santet. Benarkah?

    Kebetulan, pada hari Senin, 19 April 2021, saya mengikuti acara mengenai penyakit kusta. Acara Ruang Publik ini diselenggarakan oleh Kantor Berita Radio (KBR) dengan NLR. Dimana Pembicaranya adalah dr.Udeng Daman, seorang Technical Advisor Program Pengendalian Kusta NLR Indonesia dan Monica Sinta, seorang Team Leader CSR PT United Tractors.


    Duh, semoga dijauhkan dari segala macam penyakit. Karena apapun penyakitnya, tetaplah diperlukan banyaknya waktu dan biaya yang terkonsentrasi ke sana. Sehingga mengabaikan hal lainnya tentu sama penting. 

    Berikut disampaikan gambar tentang informasi mitos dan stigma seputar kusta:


    Nah, bagi yang masih asing, apakah penyakit kusta itu, mungkin bisa meluangkan waktu untuk membaca informasi di bawah ini, atau menyimak Talkshow Ruang Publik di YouTube mengenai di link berikut: Mengenal Potret Kusta di Indonesia

    Penyakit Kusta adalah penyakit infeksi menahun atau kronis yang mengenai kulit syaraf dan tepi dan hanya dapat ditularkan oleh penderita kusta yang belum berobat.

    Jika pengobatannya terlambat, kusta dapat merusak saraf tepi sehingga terjadi kecacatan pada mata, tangan dan kaki.

    Penyebab kusta adalah kuman kusta yang disebut Mycobacterium leprae. Dan untuk melihatnya, diperlukan mikroskop. Kusta ditularkan oleh penderita kusta yang telah lama mengidap penyakit tersebut. Jadi,  tidak semua orang bisa tertular kusta.

    Tanda-tanda dan gejala penyakit kusta diantaranya:
    1. Bercak putih atau kemerah-merahan yang mati rasa.
    2. Penebalan saraf tepi yang di sertai gangguan motoris maupun sensoris pada saraf tepi.
    3. Basil tahan asam positif pada hasil kerokan kulit.

    Penderita kusta pun dapat disembuhkan dengan obat pencegah kuman kusta. Pasien yang diduga atau didiagnosa kusta perlu meminum obat kusta secara teratur. Tipe PB perlu meminum 6 blister MDT dalam waktu 6 bulan. Sedangkan, tipe MB perlu meminum 12 blister MDT dalam waktu 12 bulan. Setelah minum obat kusta dosis pertama lalu kusta tersebut sudah tidak lagi menular.

    Proyek SUKA dari NLR ini berupaya untuk memberantas kusta di Indonesia, bahkan seluruh dunia. 

    Yayasan NLR Indonesia adalah sebuah yayasan nasional dan anggota Aliansi NLR, yang beroperasi di hampir 20 propinsi di Indonesia. Yayasan NLR Indonesia dibentuk pada tahun 2018 untuk melanjutkan pencapaian pemberantasan kusta yang telah dilakukan NLR sejak 1975.  

    Yayasan NLR Indonesia bermitra dengan sejumlah organisasi yang menangani penyandang disabilitas, organisasi masyarakat sipil, institusi pendidikan, serta pemerintah lokal, kementrian, dan lembaga pemerintah. 

    Untuk itu, pentingnya masyarakat diberikan informasi dan pemahaman bahwa:
    - Kusta bukanlah penyakit bawaan
    - Kusta bukanlah penyakit kutukan
    - Kusta bukankah disebabkan oleh santet
    - Kusta tidak ditularkan dengan berjabat tangan atau bersentuhan kulit
    - Kusta tidak ditularkan melalui makanan, dan 
    - Anak yang tertular kusta bukan dihasilkan dari hubungan suami istri ketika haid

    Pasien kusta adalah keluarga kita yang perlu kita dukung dan kita support dalam cegah atau menyembuhkan kusta. Mereka bukan untuk dikucilkan, mereka juga bukan untuk kita jauhi, akan tetapi kita perlu mengetahui sejauh mana penyakit kusta itu, apa dan bagaimana, sehingga persepsi di masyarakat mengenai kusta itu dapat menjadi lebih baik lagi. 

    Tetap semangat, pejuang kusta! Semangat untuk "zero kusta" di Indonesia!

    Minggu, 04 April 2021

    Selama tahun 2013 hingga tahun 2020, harga rokok semakin meningkat. Kecuali tahun 2019, harga rokok menjadi relatif lebih murah karena tidak ada kenaikan tarif cukai.

    Penjualan rokok mengalami pertumbuhan negatif yang dipengaruhi oleh kebijakan cukai dalam beberapa tahun terakhir. Kebijakan tarif cukai mempengaruhi pertumbuhan negatif di tahun 2020 penjualan rokok mengalami penurunan hingga 322 miliar batang atau turun menjadi 9,7% dari tahun 2019.

    Namun demikian, terjadi perubahan market share yang signifikan di tahun 2020 di mana telah terjadi downtrading, yaitu pergeseran konsumsi rokok dari rokok mahal ke rokok yang lebih murah.


    Dalam sebuah acara webinar yang berjudul " Rasionalisasi Kebijakan dan Optimalisasi Pengawasan Harga Pasar Rokok", yang diselenggarakan oleh Kantor Berita Radio (KBR) dengan moderatornya  Aditya Laksmana Yudha, Pemimpin Redaksi Beritasatu.com pada hari Senin, 29 Maret 2021 lalu. Dikatakan oleh salah satu pembicara, yaitu Wawan Juswanto, seorang Analis Kebijakan Madya, Badan Kebijakan Fiskal, Kementerian Keuangan RI, hal tersebut dilakukan, dan menjadi suatu kebijakan cukai hasil tembakau dalam memenuhi salah satu instrumen peningkatan kualitas SDM. Yaitu dengan cara:

    Pengendalian konsumsi 
    Pengenaan cukai ditujukan sebagai upaya pengendalian konsumsi sebagaimana diamanatkan undang-undang cukai. Selain itu juga merupakan bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2020-2024 untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penurunan prevalensi merokok khususnya usia 10 sampai 18 tahun yang ditargetkan menjadi 8,7% di tahun 2024.

    Keberlangsungan tenaga kerja dan petani tembakau 
    Kebijakan cukai juga mempertimbangkan dampak terhadap petani tembakau bekerja serta industri hasil tembakau secara keseluruhan.

    Penerimaan negara, Kebijakan cukai mendukung program pembangunan nasional melalui penerimaan negara sebagai sumber pembiayaan untuk mengatasi eksternalisasi.

    Pengawasan BKC ilegal, dimana pentingnya peningkatan sinergi dalam pengawasan peredaran rokok ilegal yang merugikan.

    Konsumsi rokok berdampak multidimensi sehingga diperlukan pengendalian 

    Perilaku merokok merupakan salah satu penyebab pembengkakan defisit Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

    Perokok usia muda terus meningkat 
    1. Perokok dibawah umur 18 tahun naik dari 7,2% dalam kurung 2013 menjadi 9,1% dalam karung 2018. 
    (riskesdas, 2018)
    2. Penggunaan e-cigarettes meningkat.

    Meningkatkan risiko stunting 
    Bayi yang lahir di rumah tangga perokok memiliki risiko stunting dan westing di periode emas pertumbuhannya 5,5% lebih tinggi dibanding keluarga non perokok (PKJS, 2018).

    Rokok menjadi beban pengeluaran rumah tangga tertinggi kedua pada kelompok masyarakat miskin perkotaan dan pedesaan buka (BPS, 2018).

    Risiko keberlanjutan JKN 
    Dana tersedot untuk penanganan penyakit. Keluarga perokok memiliki kepatuhan membayar iuran JKN yang lebih rendah. (Nurhasana, 2018).

    Beban ekonomi yang besar
    21% dari kasus penyakit kronis di Indonesia terkait dan menimbulkan beban ekonomi US Dollar 1,2 miliar per tahun (Goodchild et al., 2017; Barber et al, 2008).

    Peningkatan kualitas SDM dicapai antara lain melalui penurunan prevalensi merokok

    Selama periode 2007-2018, angka prevalensi merokok dewasa laki-laki di 2018 sebesar 62,9%. Prevalensi merokok perempuan meningkat 2,5% di 2016 menjadi 4,8% di 2018. Prevalensi merokok anak dan remaja meningkat dari 7,2% menjadi 9,1%.

    RPJM 2020-2024 menargetkan prevalensi perokok anak dan remaja turun menjadi 8,7% di tahun 2024.
    Pengenaan cukai hasil tembakau yang semakin tinggi dapat meningkatkan harga rokok sehingga lebih tidak terjangkau.
    Selain melalui cukai, instrumen lain yang digunakan untuk menurunkan prevalensi merokok khususnya anak usia remaja antara lain edukasi serta iklan, promosi, dan sponsorship.

    Tarif cukai dan harga dasar atau harga jual eceran.

    Pemerintah menyadari bahwa tahun 2020 merupakan tahun yang cukup berat bagi sebagian besar sektor industri termasuk industri hasil tembakau khususnya segmen SKT yang padat karya. Oleh karena itu, tarif SKT ditetapkan tidak naik. Pemerintah menaikkan penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT) untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan pekerja industri tembakau yang terdampak oleh kebijakan cukai sebesar 50% dari total alokasi.

    Menurut salah satu pembicara dalam acara ini, Adi Musharianto, Center of Human and Economic Development (CHED) Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Ahmad Dahlan Jakarta, menyampaikan bahwa dampak dari tidak sesuainya Harga Transaksi Pasar (HTP) dengan harga jual eceran menyebabkan harga rokok tetap terjangkau sehingga pengendalian konsumsi tidak optimal untuk menurunkan prevalensi merokok. Lalu, pembayaran Cukai dan pajak rokok tetap mengacu pada Harga Jual Eceran (HJE), apabila HPP lebih rendah dari hj maka akan ada pembiayaan komponen produksi yang ditekan. Lalu, kebijakan fiskal menjadi variabel bebas bagi pelaksanaan kebijaksanaan kebijakan non fiskal melalui air marking terhadap dana hasil cukai (DBH CHT) dan dana pajak rokok, namun pemanfaatan keduanya masih lebih besar atau cenderung pada aspek pembiayaan dampak kesehatan atau kuratif, baru sebagian kecil saja digunakan untuk mendukung pelaksanaan kebijakan non fiskal dan investasi pembangunan SDM.

    Sedangkan, menurut Dr. Rizky Kusuma Hartono, Peneliti Pusat Kajian Jaminan Sosial Universitas Indonesia, menyampaikan bahwa rokok atau tembakau adalah salah satu produk yang termasuk dalam kategori barang kena cukai. Jumlah Cukai yang diperoleh dari CHT ini mendominasi pendapatan Cukai secara keseluruhan hingga 96% sampai dengan 98% setiap tahunnya. Oleh karena itu, rokok atau tembakau harus dikendalikan penggunaan maupun konsumsinya. maka pemerintah membebankan perusahaan berupa tarif CHT yang selalu dievaluasi setiap tahunnya melalui instrumen kebijakan fiskal baik berupa peraturan Kementerian maupun undang-undang.

    Untuk itu, Rizky menyampaikan rekomendasi sebagai berikut: 
    1. Pemerintah diharapkan mampu menetapkan roadmap kebijakan http 85% ini secara berkelanjutan dan bertahap. Saat ini bisa mulai dari http 85%, lalu 90%, 95% hingga 100%. Atau bisa saja lebih dari 100% seperti yang dialami pada rokok jenis SKT saat ini.
    2. pemerintah memberikan teguran dan sanksi tegas bagi industri rokok yang masih menetapkan http di bawah 85%. Hal ini sudah ditetapkan pada PMK terbaru dan semoga bisa diimplementasikan dengan baik.
    3. Pemerintah menghimbau industri rokok agar mengutamakan penyerapan tembakau lokal tentunya di saat yang sama melakukan pendampingan pula terhadap para petani tembakau agar produknya menjadi lebih berkualitas. 
    4. Pemerintah diharapkan dapat mengantisipasi terjadinya peristiwa predatory yang dialami oleh industri SKT, mengingat dalam kebijakan http 85% ini SKT tidak mampu memanfaatkannya karena padatnya beban tenaga kerja yang mereka serap.

    Kesimpulan dan saran yang disampaikan oleh Rizky, yaitu: Terdapat dua jalur kebijakan ekonomi pengendalian tembakau, yaitu menaikkan tarif CHT dan menaikkan HJE minimum. dampak pengendalian konsumsi rokok semakin besar bila diikuti simplifikasi strata tarif CHT. Perlunya advokasi dampak positif simplifikasi strata tarif jht dan kenaikan minimum dalam pengendalian konsumsi rokok. Pentingnya melakukan revisi PP 109/2012. Pentingnya membatasi penjualan rokok batangan. Mengoptimalkan peran lintas sektor dalam hal pengawasan konsumsi tembakau.

    Di sesi selanjutnya, Rama Prima Syahti Fauzi, seorang Analis Kebijakan Madya, Kedeputian Peningkatan Kualitas Kesehatan dan PK, Kemenko PMK,  menyampaikan kebijakan fiskal sebagai variabel bebas terhadap variabel non-fiskal di mana dana pajak rokok (pasal 31 UU 28/09): dialokasikan paling sedikit 50% untuk mendanai pelayanan kesehatan masyarakat dan penegakan hukum oleh aparat yang berwenang. Di mana penjelasan pasal 31 yaitu pelayanan kesehatan masyarakat antara lain pembangunan atau pengadaan dan pemeliharaan sarana dan prasarana unit pelayanan kesehatan penyediaan sarana umum yang memadai bagi perokok (smoking area), kegiatan memasyarakatkan tentang bahaya merokok dan iklan layanan masyarakat mengenai bahaya merokok. Rama pun menyampaikan kebijakan di dalam Perpres 82/2018 tentang jaminan kesehatan nasional: 75% dari 50% pajak rokok digunakan untuk program jaminan kesehatan nasional. Serta kebijakan pada Permenkes 53/2017 tentang perubahan atas peraturan menteri Kesehatan nomor 40 tahun 2016 tentang petunjuk teknis penggunaan pajak rokok untuk pendanaan pelayanan kesehatan masyarakat. 2 pajak rokok untuk pendanaan program jaminan kesehatan nasional sebesar 75% dari alokasi pelayanan kesehatan.



    Tentang Saya

    Perkenalkan, nama saya Novi Herdiani. Lahir di Bandung, 18 Agustus 1981. Saya seorang ibu dari 2 orang anak dan karyawati di perusahaan swasta di Bandung. Memiliki hobi baca, nulis dan nyanyi. Dunia yang saya tekuni saat ini adalah sebagai Writer, Freelancer, Kontributor, Ghostwriter, Blogger, Vlogger, Content Placement, Graphic Designer dan Photographer.

    Berbagai artikel yang disajikan, disesuaikan dengan kategori.

    Artikel
    Berbagai artikel yang disajikan, disesuaikan dengan kategori.

    Berbagai kutipan yang disajikan, disesuaikan dengan kategori.

    Kutipan
    Berbagai kutipan yang disajikan, disesuaikan dengan kategori.

    Berbagai sajak dan puisi yang disajikan, disesuaikan dengan kategori.

    Sajak dan Puisi
    Berbagai sajak dan puisi yang disajikan, disesuaikan dengan kategori.

    Get in Touch

    Kritik dan saran yang membangun, mohon dapat disampaikan pada kolom yang tersedia

    Feel free to Contact Me

    Senang dapat berinteraksi langsung dengan Anda ^_^

    • Bandung, Jawa Barat, Indonesia.
    • +62 815.7277.3033
    • novi.herdiani118@gmail.com
    • www.jendelawarnadunia.com