BLOG INI DIBUAT DENGAN

HTML
CSS
jQuery
SCSS
Javascript
PHP
XML
Spiritual, Emosi, Moral dan Kasih

Antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan manusia, dan manusia dengan alam yang didasari rasa cinta dan kasih sayang.

Motivasi dan Inspirasi

Seperti halnya lilin, sumbu kalimat yang terangkaikan tetap memberikan penerangan.

Filosofi Sendok dan Garpu

Walaupun terdapat perbedaan pandangan, tetapi diharapkan dapat diambil manfaat baik, sinergikan satu sama lain dalam hidup.

Proses nge-Journal

Temukan ide, rekam, tulis dan berbagi.
  • 1. Ide

    Tampung idemu dalam setiap rekaman jejak yang dilalui.

  • 2. Rekam

    Rekam setiap kejadian yang dianggap penting untuk dituliskan.

  • 3. Tulis

    Tuliskan segala yang terlihat, terdengar dan rasakan.

  • 4. Kemas Cantik untuk Berbagi

    Tampilan blog nyaman dikunjungi dan dapat bermanfaat bagi orang lain.

    24,493

    Pengunjung

    231

    Responden

    36

    Referensi

    4

    Gifts

    Artikel

    Lihat, dengar dan rasakan peristiwa yang dialami, dituangkan dan dibagikan ke dalam bentuk tulisan.

    Sabtu, 26 Januari 2019

    Sahabat,
    Masih belum terlambat kaaan, kalau berbincang tentang Resolusi?

    Tapi saat ini, saya bukan akan menyampaikan, apa resolusi saya di tahun mendatang. Melainkan menyampaikan cara konvensional yang masih efektif saya lakukan, untuk mencatat bahan referensi dalam melakukan resolusi di tahun mendatang.

    Ya.
    Jika ditanyakan, "Perlukah mencatat untuk resolusimu di waktu yang akan datang?"
    Jawaban saya adalah IYA.
    Memang pada dasarnya, setiap individu, pasti memiliki jawabannya masing-masing tergantung persepsi dan kebutuhan diri pribadi maupun kelompok yang berkepentingan.

    Mengingat sebagai seorang karyawati dan ibu rumah tangga, kepentingan demi kepentingan, pasti banyak ragamnya, ya sahabat. Mulai dari kegiatan di tempat bekerja, seperti schedule meetingjob deadline, rencana kegiatan promosi/even, jadwal deadline menulis, jadwal kajian islam, hingga jadwal les anak, dan pembayaran rutin bulanan (Air, Listrik, SPP anak, arisan, dll.). (*khasnya ibu-ibu deh hehehe).

    Nah, apapun resolusimu di waktu yang akan datang, tentunya diambil dari catatan-catatan yang sudah ada sebelumnya. Seperti halnya catatan Do or Do Not. Jika dirasa OK, lanjutkan. Tapi jika dirasa perlu diubah, ya dibuat kembali dengan pertimbangan solusi dan peluang yang lebih baik. 

    Untuk saya pribadi sih, penting banget kalau bahan resolusi tersebut dituliskan ke dalam bentuk catatan. Medianya bisa dimana saja. Tetapi yang paling mudah dan sering saya lakukan, adalah mencatatnya di KALENDER.  Kamu begitu juga enggak sih?




    Kalender 2019, Joeragan Artikel


    Kebetulan, saat ini Joeragan Artikel (JA), sebuah komunitas menulis yang diprakarsai oleh Sri Kusmiati (atau biasa dipanggil Umi Aleeya) ini, sedang membuat kalender meja. Kalender yang menginisiasi lahirnya Kalender Pencapaian Antologi di JA ini, dibuat untuk menyambut Milad ke-3 Joeragan Artikel, yang diterbitkan oleh Nurul Amanah Publishing, kepunyaannya Juli Dwi Susanti (atau biasa kami panggil, Miss Juli).

    Kalender ini ternyata spesial dibuat, karena isinya berupa bentuk apresiasi dari cover buku-buku antalogi karya peserta training yang digelar secara online selama tahun 2018, yang bertujuan sebagai bentuk motivasi bagi para penulis, khususnya perempuan, untuk terus berkarya. Dan yang lebih kerennya lagi, hasil penjualan kalender meja ini, akan membantu pembuatan film pendek perjalanan Joeragan Artikel, loh. Wiiiiiih luar biasaaaa

    Dan inilah tampilan keren kalender JA sebagai bentuk apresiasi bagi para penulis buku antologi..




    Seperti tampilan pada...
    Bulan Januari, dengan buku antologi CERITA ANAK INDONESIA dan 99 SHORT FLASH POEM
    Bulan Februari, dengan buku antologi RED CHERRY dan SEPANCI  HUMOR DI DAPUR EMAK
    Bulan Maret, dengan buku antologi islami SHAHABIYAH 1-2 (Nama saya ada disini, loh 😍)
    Bulan April, dengan buku antologi THE JOURNEY OF WRITING, THE POWER OF WRITING, dan THE GIFT OF WRITING
    Bulan Mei, dengan buku antologi MENGETUK PINTU LANGIT dan NEVER GIVE UP

    Disusul kemudian untuk bulan selanjutnya...



    Dimana tampilan pada...
    Bulan Juni, dengan buku antologi UNSPOKEN OF LOVE dan DIARY OF LOVE
    Bulan Juli, dalam rangka Hari Anak Nasional, dengan buku antologi PAYUNG WARNA WARNI 1-2-3
    Bulan Agustus, dengan buku antologi SEKANTUNG PERMEN, AKU BERANI, dan GERBONG WARNA MERAH
    Bulan September, dengan buku antologi MEDICAL STORY
    Bulan Oktober, dengan buku antologi BALADA SAYAP PERNIKAHAN, OPERA HATI PEREMPUAN, dan DUA BUDAYA SATU CINTA


    Lalu selanjutnya...



    Dua bulan terakhir ini...
    Bulan November, dalam rangka Hari Guru, dengan buku antologi GURU MENULIS, GURU DIGITAL, dan PENJAGA RAHASIA
    Bulan Desember, dalam rangka Hari Ibu, dengan buku antologi BERJUTA CERITA BERSAMA IBU dan THE POWER OF SINGLE MOM

    Pas banget deh dengan kebutuhan kita, yaaaa 😍

    Dengan ukuran 21cm x 15cm, berbahan Art Karton 260gr, menggunakan finishing spiral kawat, dimana dudukan kalender dibuat dari bahan hard board (Finishing linen/ jasmin), dibandrol harga 35rb, yang tentunya dapat terjangkau oleh semua orang, menjadikan WAJIB untuk kita miliki untuk mencatat bahan apa saja untuk dapat dijadikan resolusi di tahun mendatang.

    Terima kasih Joeragan Artikel dan Nurul Amanah Publishing! Atas karya yang telah diapresiasi dengan luar biasa 💕


    Tipsnya

    Jika ada sesuatu yang penting, di bagian catatan pada Kalender JA, kita dapat tuliskan apa dan bagaimana, sesuai dengan kebutuhan kita.



    Semoga bermanfaat.

    With ❤
    Novi Herdiani




    Kamis, 10 Januari 2019

    Sahabat,
    Saat dalam perjalanan dari Bandung ke Jakarta, ataupun sebaliknya. Kita pasti akan melalui Jalan Tol Jakarta-Cikampek Km. 37, dan menemukan icon atau lambang “delta" (huruf "d"), serta tertulis Kota Deltamas dengan dominan berwarna merah. Semakin sering melalui dan melihat, semakin rasa penasaran pun muncul dan ingin mencari tahu.

     Ada apa yaaa di sana? 

    Dan petualangan pun dimulai…


    Kota Deltamas
    Kota Deltamas, Jalan Tol Jakarta-Cikampek Km. 37, Cikarang, Jawa Barat.


    Ternyata sahabat,

    Kota Deltamas merupakan sebuah kawasan terpadu dan modern yang terdiri dari kawasan hunian, komersial dan industri, yang terletak di Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Kota Deltamas memiliki area seluas 3200 Ha, lokasinya yang sangat strategis, dengan memiliki akses tol langsung dari jalan tol Jakarta-Cikampek Km.37.

    Kawasan GICC atau Greenland International Industrial Center yang berada di Kota Deltamas, memberikan prospek dan kesempatan investasi besar di masa yang akan datang untuk mendapatkan kualitas hidup dan berbisnis yang lebih baik. Bahkan, Kantor Pemerintahan Kabupaten Bekasi pun terletak di Kota Deltamas.  


    Greenland International Industry Center
    Gate Greenland International Industrial Center, Kota Deltamas, Cikarang, Jawa Barat.


    Selain itu, teknik perencanaan yang matang, komprehensif dan dilakukan secara profesional, Kota Deltamas terus berupaya untuk mengembangkan kawasan hunian dan komersial modern. Dan kini, Kota Deltamas telah memiliki berbagai fasilitas lengkap dan memadai, dengan 7 pilar pengembangan Kota Deltamas. Dan diantaranya yaitu:

    - Pusat Olahraga dan Rekreasi
    - Servis Hotel dan Apartemen
    - Infrastruktur
    - Transportasi
    - Kesehatan
    - Pendidikan
    - Keamanan


    Sebagai Integrated-Modern-City, Kota Deltamas dapat memberikan prospek yang sangat bagus dan kesempatan memiliki nilai investasi besar di masa yang akan datang, untuk mendapatkan kualitas hidup dan berbisnis yang lebih baik. Bahkan, Kantor Pemerintahan Kabupaten Bekasi pun, terletak di Kota Deltamas.  

    Keren-nya lagi, Kota Deltamas sangat memperhatikan dan memiliki peranan yang sangat penting dalam kualitas pendidikan, dengan hadirnya Institut Teknologi dan Sains Bandung (ITSB). Kampus yang merupakan perwujudan dari kerjasama antara Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan Pemerintah Kabupaten Bekasi ini, memiliki visi Eco-Industry Oriented University, yang diprogramkan untuk menghasilkan lulusan yang mampu berkompetensi pada bidangnya, dan diarahkan agar mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dalam era industrialisasi, globalisasi, otonomi daerah, dan perkembangan pembangunan nasional yang cukup pesat. ITSB merupakan Feeder ITB University, dimana mahasiswa berprestasi di ITSB dapat ditransfer menjadi mahasiswa ITB dan lulus sebagai sarjana ITB. Dan sebagai bagian dari Sinar Mas, lulusan dari ITSB diharapkan pula dapat memiliki kompetensi yang sesuai dan dibutuhkan oleh Sinar Mas. 


    Institut Teknologi dan Sains Bandung
    Institut Teknologi dan Sains Bandung, Kota Deltamas, Cikarang, Jawa Barat.


    Kota Deltamas dikembangkan oleh PT Puradelta Lestari Tbk. (DMAS) dan PT Pembangunan Deltamas. Sebuah  joint venture antara Sinar Mas Land dengan Sojitz Coorporation. Sinar Mas Land, adalah salah satu pengembang properti terkemuka di Asia Tenggara, yang memiliki visi untuk selalu berusaha untuk mendapatkan kepercayaan pelanggan, karyawan, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya. Dan tercatat di Bursa Efek Singapore (SGX). Sedangkan Sojitz Corporation, merupakan perusahaan konglomerat dari Jepang, yang bergerak di bidang perdagangan umum dengan jaringan yang kuat di banyak negara dan wilayah seluruh dunia. Sojitz Corporation memiliki 400 anak perusahaan dan afiliasi yang beroperasi di 50 negara yang tersebar di belahan dunia, dan tercatat di Bursa Efek Tokyo (TSE).

    Rencana ke depan, Pemerintah berencana akan membangun infrastruktur baru berupa pelabuhan di daerah Patimban dekat Indramayu, dan jalan tol dari pelabuhan Tanjung Priok ke kawasan industri daerah Bekasi, Cikarang, Karawang, dan Purwakarta sehingga diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektifitas biaya dan waktu.

    #DeltamasDigitalDay





    With ❤
    Novi Herdiani



    Rabu, 09 Januari 2019

    Sahabat,
    Adakah wanita yang bercita-cita menjadi Single Mom? 
    Ataukah pernah membayangkan menjadi Single Mom?

    Kamipun jika boleh meminta/memilih, akan berkata TIDAK.

    Setiap pasangan yang menikah tentu mendambakan sebuah pernikahan yang tentram, langgeng, rukun dan bahagia hingga maut memisahkan. Namun bagaimana jika takdir berkata lain.

    Kehidupan rumah tangga yang diimpikan, justru timbul banyak prahara. Masalah demi masalah datang silih berganti tanpa jeda. Hingga membuat pernikahan terpaksa kandas, dan berakhir pada perceraian.

    Ataukah tiba-tiba pasangan dipanggil kepangkuan Allah sehingga menuntut wanita harus berjuang sendiri?

    Menjalani kehidupan menjadi Single Mom, tidaklah mudah. Karena perceraian atau kematian tetaplah, BERAT.

    Ya. Wanita yang biasa mendapatkan predikat makhluk lemah harus rela menanggung beban. 
    Tak hanya itu, wanita dituntut menjadi sosok yang tegar meskipun faktanya banyak air mata yang disembunyikan. Lelah hati dan pikiran tetapi tetap dipendamnya demi Sang Buah hati dan keluarga tercinta.

    Kutipan dari pengantar buku The Power of Single Mom ini sangat menyentuh. Dan teman-teman penulis yang hadir di #rabubuku group FB Ibu-ibu Doyan Nulis, bukan ingin berkeluh kesah. Tetapi akan berbagi cerita, tulisan dalam bentuk buku.

    The Power of Single Moms


    Ide menulis buku ini awalnya dari perempuan penulis yang bernama mbak Rina Maruti. Lalu diutarakan maksud dan tujuannya kepada Ummi Aleeya, owner dari Joeragan Artikel. Dan malam ini, merekapun bercerita...

    Kenapa memilih tema "Single Mom"? 


    "Karena melihat banyak di sekitar kita para single mom yang luaarr biasa. Tema yang diangkat bukan menceritakan penyebab mereka menjadi single mom, tapi mengisahkan perjuangan mereka yang jungkir balik menjalani hidup setelah predikat itu disandang." Ucap Rina.

    "Ummi sangat mendukung ide itu untuk dijadikan sebuah buku, lalu beliau meminta saya untuk menjadi mentor dalam penulisan antologi ini. Alhamdulillah, jadilah buku kece ini yang sukses menguras airmata saya saat membaca naskah para kontributor." Lanjutnya.


    Apakah yang tertuang dalam buku ini adalah pengalaman pribadi para penulis?

    Kisah-kisah dalam buku ini tidak semuanya adalah pengalaman pribadi para penulis. Banyak juga yang menuliskan kisah ibunya, neneknya, teman, sahabat, tetangga dan orang terdekat lainnya.

    "Saya pribadi, selaku salah seorang penulis, ingin mengajak semua masyarakat untuk melek pikirannya agar tidak selalu menganggap sebelah mata pada para single mom, apalagi menjadi bahan bullyian, obyek seks dan hal-hal miring lainnya yang dalam kenyataannya memang perlakuan-perlakuan itu yang sering dialami para single mom." Ucap Rina.

    Ada banyak perempuan tangguh yang kadang tidak terpikir oleh kita bagaimana mereka berjuang sepeninggal suaminya. Baik karena cerai mati ataupun cerai hidup.

    Kemudian, ditambahan pula, oleh mbak Malica Ahmad, selaku Penanggung Jawab (PJ) penulisan buku antologi ini. Bahwa buku The Power Single Moms adalah kumpulan kisah inspiratif yang ditulis oleh 21 orang Penulis berdasarkan kisah nyata.

    Single mom bukan aib. Single bukan pilihan. Single mom tidak harus dikucilkan. 

    Kami, manusia biasa yang mau tidak mau harus harus menjalankan takdir yang sudah digariskan. 
    Tidak perlu mengeluh dengan apa yang sudah terjadi. Karena tugas kita adalah bangkit. Menjadi perempuan kuat, single fighter, dan super woman untuk orang terkasih. 
    Buku ini kami tulis dengan penuh air mata, bukan untuk membuat pembaca bersedih melainkan memberi kekuatan dan motivasi bahwa single mom masih bisa berdiri tegak melawan ombak akibat terpuruknya biduk rumah tangga.

    Berapa lama proses pengerjaan dari awal hingga buku ini terbit?

    Proses training sampai setor ke penerbit hanya sekitar 2 bulan. Lalu menunggu proses terbitnya dan antre sampai bulan Desember ini. Jadi sekitar 6 bulan saja. Dan yang paling enggak disangka, kekompakan para penulis dalam berpromosi. Buku kami tembus hampir 200 eksemplar. Senang dan rasanya bangga. Harapannya, buku ini bisa memberi manfaat.

    Apa hikmah yang terkandung di dalamnya?

    Belajar dari pengalaman para single mom yang dikisahkan dalam buku tersebut, ada satu hal yang harus diketahui para ibu-ibu, yaitu walaupun punya suami, tetap kita harus produktif dalam finansial walau di rumah. Karena kita tidak pernah tahu nasib kita, atau takdir kita ke depan seperti apa.

    Ada yang tiba-tiba ditinggal wafat oleh suaminya, padahal sang suami tidak sakit misalnya. Atau tiba-tiba ada masalah besar yang akhirnya berujung perpisahan. Semua itu tentu tidak kita inginkan bukan? Tetapi kembali lagi pada garis hidup yang sudah ditetapkan Allah SWT.

    Untuk pemilihan cover buku, adakah filosofinya? Mengapa memilih gambar tersebut?

    Kebetulan Cover buku kami memilih sendiri, dan pengennya memang yang mengandung filosofi gitu. Hehehe
    Akhirnya, setelah beberapa cover yang dicari, jatuhlah pada gambar kerang tersebut. 
    Yang kurang lebih, kami mengartikannya begini. 
    Seorang ibu yang tangguh dan kuat, itu ibarat cangkang kerang yang nantinya menghasilkan mutiara. Meski ombak lautan menerpa, kerang akan terus mempertahankan diri agar terus berdiri tegak.

    Kalau kita mau menuliskan kisah orang lain, apakah perlu kita meminta izin pada orang tersebut?

    Sebaiknya minta izin dulu, walaupun para tokoh disamarkan.


    Banyak kisah dari orang sekitar yang menguras air mata, tapi ketika saya mencoba menuliskannya tidak bisa sedramatis kenyataan yang ada. Istilahnya kurang greget ketika dibaca.Bagaimana mengatasinya?

    Menulis saja saat pikiran tenang. Tulis saja apa adanya. Mengalir saja. Nanti untuk tahap terakhir, baru lakukan editing. Pasti deh bakalan dapat feel-nya. 

    Awal menulis memang dibebaskan. Free writing saja. Nanti perlahan-lahan belajar teknik menulis yang baik. Mulai dari pemilihan diksi, tanda baca, kata baku, kalimat efektif dll. Itu semua bisa dipelajari sambil jalan. 


    Penulisannya pasti menguras atau mengaduk-aduk emosi. Nah bagaimana para kontributor mengatasi itu?

    Jeda dulu klo lagi nulis trus mewek, udah stabil baru terusin lagi nulis. Hihi

    Kalau saya, memilih malam hari untuk menulis naskah waktu itu. Dapat satu kalimat, sempat terlintas banyangan masa lalu dan juga menangis. Tapi saya memantapkan hati, bahwa menulis naskah ini tujuannya berbagi untuk sesama single mom di luar. Bahwasanya takdir kehidupan tak perlu ditangisi dan diratapi. Pilihan kita sekarang hanyalah bangkit, bangkit, dan terus bangkit.

    Bagaimana memulai menulis, menuangkan ide di kepala atau bahkan yang jadi pengalaman sendiri?

    Cara saya simple untuk menuangkan ide di kepala saat menuliskan kisah sendiri. 
    Saya bikin brainstorming kira-kira di bagian kisah mana saya harus memulai menulis kisahnya. 
    Misal, 
    Di awali dengan prolog yang membuat penasaran, kemudian dihubungkan dengan masalah yang rata-rata menyebabkan beberapa orang pasangan bercerai, kemudian ditarik benang merah dengan kisah kita. Yang terakhir kita memberikan solusi dari masalah yang dihadapi. Tentunya bukan curhat masalah rumah tangga tetapi lebih pada bagaimana cara kita untuk bangkit dari keterpurukan dan menerima takdir dengan ikhlas. Hehehe


    Tentang Saya

    Perkenalkan, nama saya Novi Herdiani. Lahir di Bandung, 18 Agustus 1981. Saya seorang ibu dari 2 orang anak dan karyawati di perusahaan swasta di Bandung. Memiliki hobi baca, nulis dan nyanyi. Dunia yang saya tekuni saat ini adalah sebagai Writer, Freelancer, Kontributor, Ghostwriter, Blogger, Vlogger, Content Placement, Graphic Designer dan Photographer.

    Berbagai artikel yang disajikan, disesuaikan dengan kategori.

    Artikel
    Berbagai artikel yang disajikan, disesuaikan dengan kategori.

    Berbagai kutipan yang disajikan, disesuaikan dengan kategori.

    Kutipan
    Berbagai kutipan yang disajikan, disesuaikan dengan kategori.

    Berbagai sajak dan puisi yang disajikan, disesuaikan dengan kategori.

    Sajak dan Puisi
    Berbagai sajak dan puisi yang disajikan, disesuaikan dengan kategori.

    Get in Touch

    Kritik dan saran yang membangun, mohon dapat disampaikan pada kolom yang tersedia

    Feel free to Contact Me

    Senang dapat berinteraksi langsung dengan Anda ^_^

    • Bandung, Jawa Barat, Indonesia.
    • +62 815.7277.3033
    • novi.herdiani118@gmail.com
    • www.jendelawarnadunia.com